• SPI
  • SPI2
  • SPI3
  • SPI4

Berita

MONITORING  DAN EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN ANGGARAN TRIWULAN III TAHUN 2019

Satuan Pengawas Internal dan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Pekalongan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Triwulan III IAIN Pekalongan yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 9 Oktober 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Dafam diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari Pejabat Pembantu Keuangan Institut dan Fakultas, Kepala Bagian TU dan Kepala Sub Bagian TU, Kepala Sub Bagian AUK, Kepala Lembaga dan Unit. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB yang diawali dengan pembukaan oleh Rektor IAIN Pekalongan Dr. Ade Dedi Rohyana, M.Ag, sekaligus menjadi narasumber.

Bapak Rektor menyampaikan bahwa terkait monitoring dan evaluasi pelaksaaan anggaran ini sangat penting, karena biasanya minggu kedua sudah di close oleh KKPN. Awal November akan ada evaluasi anggaran secara menyeluruh oleh Kemenag. Jika angka serapan anggaran 70 % masuk dizona merah. Bapak rektor berharap serapan anggaran masuk sudah masuk diangka 80%. Kegiatan-kegiatan yang belum dilaksanakan agar segera dieksekusi dan dilaksanakan, memperkirakan dari anggaran tahun ini ada anggaran yang tidak terserap apa tidak. Jika kemungkinan terdapat anggaran-anggaran yang tidak terserap atau tersisa di tingkat institut ataupun unit kerja dimohon untuk segera melaporkan / koordinasikan ke bagian Kabiro, SPI,Perencanaa dan Keuangan. Sebab jika ada yang tidak bisa terserap di UPT bisa kita gunakan untuk kegiatan-kegiatan kita yang lain.

Selanjutnya Bapak Rektor juga menyampiakan perihal Monev Triwulan III ini diharapkan dijadikan acuan untuk anggaran 2020. Tidak lupa juga untuk anggaran semester 2 di tahun 2019 agar diperhatikan dan melakukan optimalisasi anggaran agar kita tidak terjebak dirutinas yang sama. Bagaimana kita membuat inovasi baru untuk kegiatan 2020, evaluasi ke 4 nanti jika ada kegiatan yang tidak optimal atau tidak ada hasilnya ditahun 2019 maka di tahun 2020 lebih baik tidak perlu diadakan. Lebih baik anggarannya dialokasikan ke kegiatan-kegiatan yang baru. Salah satu Kegiatan yang bisa ditingkatkan yaitu JOB Fair karena dapat membantu masyarakat dalam memilih bidang pekerjaan yang sesuia dengan kompetensinya, sebaiknya kegiatan ini dilakukan 1 tahun 2 kali dan didekatkan dengan hari wisuda.

Sambutan kedua dilakukan oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan Bapak Dr. H. Syaifuddin Zuhri, M.Si dan dimoderator oleh ketua SPI IAIN Pekalongan Bapak H. Nasrullah, M.Si. Bapak Kabiro menyampaikan bahwa serapan anggaran sampai akhir bulan September 53%, sekarang untuk fokus ke laporan review keuangan dan laporan kegiatan. Selanjutnya bapak kabiro menyampaikan penyerapaan Anggaran Triwulan I 11 %, Triwulan II 28 % dan seharusnya di Triwulan III mencapai 80%. Setelah itu melakukan review laporan karena apabila ada beberapa anggaran yang belum terserap maka akan ditarik. Selanjutnya Di tahun 2019 ini target kita memenuhi kinerja anggaran. Di KPPN penilaiannya ada di lampu merah, kuning dan hijau. Dan saya sangat ingin kita mencapai di penilaian Hijau. Jika ada pemeriksaan kita berharap tahun depan lebih siap lagi dokumen-dokumennya. Kemudian membahas mengenai pejabat pengelola keuangan di satker khususnya di PT, Dekan efesiennya bisa dijadikan PPK atau bisa pejabat Eselon III.  Jadi, jika PPK dipasrahkan ke pejabat Administrator menurut beliau lebih efesien tapi ini tidak wajib sifatnya.

Sambutan ketiga diisi dari pihak KPPN Pekalongan, Bapak Wahyu Harmono dan Bapak Amin Sayogo, mereka menyampaikan terkait Indikator Pelaksanaan Anggaran, Indikator Realisasi, Indikator Kinerja Halam III DIPA, monitoring kesalahan SPM dan indikator PAGU Minus Triwulan III. Kemudian menyampaikan catatan akhir tahun yaitu Pendaftaran Kontrak, Penyampaian SPM sesuai jadwal Pagu Minus, Penyesuaian Halaman III DIPA, Setoran sisa UP dan sisa TUP, Kartu Kredit Pemerintah.

 

 

MONITORING  DAN EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN ANGGARAN TRIWULAN II TAHUN 2019

Satuan Pengawas Internal dan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Pekalongan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Triwulan II IAIN Pekalongan yang dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 11 Juli 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Dafam diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari Pejabat Pembantu Keuangan Institut dan Fakultas, Kepala Bagian TU dan Kepala Sub Bagian TU, Kepala Sub Bagian AUK, Kepala Lembaga dan Unit. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB yang diawali dengan pembukaan oleh Rektor IAIN Pekalongan Dr. Ade Dedi Rohyana, M.Ag, sekaligus menjadi narasumber.

Bapak Rektor menyampaikan bahwa Evaluasi sangat penting terhadap penyerapan anggaran, apakah anggaran yang diserap sudah sesuai dengan rencana yang dianggarkan. Penyerapan anggaran terbesar IAIN Pekalongan terdapat pada unit ULP dengan jumlah milyaran rupiah. Pada tahun 2019 ini IAIN Pekalongan baru menyelesaikan lelang mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2019 yaitu tepatnya tanggal 17 Juli 2019 peletakan batu pertama gedung unit di kampus Rowolaku. InsyaAllah pembangunan gedung tersebut akan dilaksanakan tanggal 17 Juli – 31 Desember 2019. Dengan bantuan Wakil Rektor 2 yang mempunyai preassure yang tinggi dalam fokus pembangunan sesuai target maka PT.Timika mempunyai komitmen yang kuat untuk mengupayakan pembangunan gedung sesuai dengan target dengan anggaran SBSN 25 Milyar.

Selanjutnya Bapak Rektor menyampikan bahwa Kementerian Agama memasang target serapan anggaran sebesar 95% yang mana ada kenaikan dari tahun sebelumnya 2018 dengan jumlah serapan anggaran 93%. IAIN Pekalongan merupakan salah satu PTKIN dengan rangking serapan anggaran menengah ke bawah, tetapi tiap tahun selalu ada peningkatan dari zona merah. Kriteria zona merah apabila serapan anggaran kurang dari 80%, jika 80% maka tergolong rangking 40 PTKIN. Tidak hanya itu, yang paling penting adalah bahwa prestasi tidak ditentukan dari jumlah persentase serapan tetapi dengan tidak adanya masalah dalam penyerapan anggaran tersebut.

Dengan banyaknya kegiatan di IAIN Pekalongan bahwa pada semester kedua masih banyak yang minus di tingkatan institusi, contoh stimulan KKN dana sudah diserap pada semester ganjil 2019/2010 sehingga untuk KKN semester depan dan berkurang tetapi memang sudah ada beberapa jumlah mahasiswa yang ditarik ke KKN semester genap ini. Kedua, kekurangan dana untuk kegiatan wisuda, pemeliharaan kendaraan. Seharusnya IAIN Pekalongan juga harusnya membuka surat perjalanan dinas ke luar negeri untuk Dosen maupun Pegawai saling berkolega dan kolaborasi dengan Dosen luar negeri dengan adanya surat izin dari kemenag. Kita harus mengajukan hal-hal tersebut guna meningkatkan kualitas dosen dan pegawai demi kepentingan institusi adan kejayaan IAIN Pekalongan.

Kemudian perlu adanya pemberdayaan pengawasan internal untuk membantu KPA, bendahara memberitahukan anggaran yang msih tidak tepat. Hal yang masih tinggi pengeluarannya di Lingkungan IAIN Pekalongan terkait dengan lembur karena dana lembur yang diajukan sampai 1 Milyar lebih besar dari gaji yang dibayarakan sehingga harus ada pengurangan dan lembur sebesar 500juta rupiah. Untuk kegiatan BKD lebih baik dilakukan di hari kerja, apabila ada lembur untuk UAS maksimal 2 hari, hari minggu tidak boleh lembur dan juga maksimal lembur 15 jam. Jika adan pergeseran anggaran maka kebijakan-kebijakan pimpinan dimaklumi karena berpatokan pada faidah fiqih dengan aspek kemaslahatan.

Sambutan kedua dilakukan oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan Bapak Dr. H. Syaifuddin Zuhri, M.Si dan dimoderator oleh ketua SPI IAIN Pekalongan Bapak H. Nasrullah, M.Si. Bapak Kabiro menyampaikan bahwa hal yang paling sensitif yaitu berkaitan dengan keuangan. Anggaran yang diajukan masuk ke kabiro harus disamakan dengan dokumen keunagan. Jika ada perubahan jadwal maka didiskusikan di forum dengan evaluasi yang rutin dan saling mengingatkan. Jika evaluasi baik maka hasil pelaporan juga akab baik, untuk laporan triwulan ini jika masih ada yang kurang untuk melakukan cek kembali terkait dengan dokumen dan kewajiban laporan keuangan yang mengacu pada standar pemerintah mengenai kesesuaian dan ketepatan. Hasil laporan triwulan II dan semester I akan diminta oleh pusat (SAIBA). Terkait lembur yang jadi acuan adalah kepatuhan dan kepatutan. Mengenai serapan anggaran pertengahan tahun harus 40-50% yang dilakukan pada bulan Agusutus maka akan lebih baik.

Sambutan kedua dilakukan oleh KPPN Pekalongan, Bapak Amin Sayogo dan Ibu Endah. Mereka menyampaikan Persentase Penyerapan Anggaran KL sesuai surat Direktur Pelaksanaan Anggaran DJPb nomor S-4547/PB.2/2018 hal Integrasi IKPA pada OM SPAN, bahwa: Target Penyerapan Anggaran Triwulan I adalah 15 %, Target Penyerapan Anggaran Triwulan II adalah 40 %, Target Penyerapan Anggaran Triwulan III adalah 60 %, Target Penyerapan Anggaran Triwulan IV adalah 90 %.

Lebih lanjut Ibu Endah menyampaikan Penyerapan anggaran mencerminkan progress pelaksanaan kegiatan pada K/L, Realisasi anggaran akan berdampak pada multiplier effect atas belanja pemerintah pada tahun anggaran berkenaan. Kemudian terkait Penjelasan unsur-unsur penilaian IKPA, adanya Pengelolaan UP, Data Kontrak, Pengembalian/Kesalahan SPM, Retur SP2D, Deviasi Halaman III DIPA, Revisi DIPA, Penyelesaian Tagihan, Rekon LPJ Bendahara, Renkas, Penyerapan Anggaran, Pagu Minus, Dispensasi Penyampaian SPM.

KUESIONER KEPUASAN LAYANAN SPI

Mohon Bantuan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk mengisi kuesioner kepuasan layanan SPI

Klik Disini

Layanan Pengaduan dan Whistleblowing System (WBS)

Layanan Pengaduan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam hormat,

Bapak/Ibu/Saudara/Saudari yang bermaksud ingin mengadukan layanan kami silahkan klik link dibawah ini:

Layanan Pengaduan IAIN Pekalongan

 

Whistleblowing System (WBS) Kementerian Agama 

Whistleblowing System adalah Aplikasi yang disediakan bagi Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi kepada pelanggaran yang terjadi di lingkungan Kementerian Agama RI didalamnya IAIN Pekalongan.

Berdasarkan KMA Nomor 765 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Whistleblowing Pada  Kementerian Agama, maka Kementerian Agama berkomitmen untuk melaksanakan penerapan penanganan tindak pidana korupsi dan penyimpangan lainnya melalui Portal Whistleblowing System.

KMA 765 Tahun 2018

Apabila Anda memiliki informasi adanya penyimpangan di lingkungan IAIN Pekalongan, Anda dapat melaporkan dengan mengisi laporan di link berikut:

Form Whistleblower IAIN Pekalongan

Apabila Anda memiliki informasi adanya penyimpangan di lingkungan Kementerian Agama,
Anda dapat melaporkannya melalui portal ini.  Informasi Anda berperan penting dalam mewujudkan Kementerian Agama menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Untuk menyampaikan pengaduan silakan klik : https://simwas.kemenag.go.id/~simwbs/

Pedoman Pengendalian Gratifikasi

Silahkan dibaca Pedoman Pengendalian Gratifikasi sebagai berikut:

1. Pedoman Pengendalian Gratifikasi

2. Pengendalian Gratifikasi Kementerian Agama

3. KMA Unit Pengendali Gratifikasi

FGD SPI BERSAMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

Pelaksanaan :

Hari        : Kamis sd Sabtu

Tanggal  : 2 - 4 Mei 2019

Tempat  : Hotel Harris Vertue Harmoni Jakarta Pusat

 

 

Hasil FGD Sebagai berikut:

  1. KPK merekomendasikan kepada Ditjen Pendis untuk memperkuat peran dan fungsi SPI dalam pengawasan pengadaan barang dan jasa di PTKIN
  2. SPI sangat penting keberadaannya dalam rangka peningkatan mutu tata kelola Hal ini sesuai dengan fokus Direktorat PTKI dimana penguatan kapasitas dan tata kelola PTKIN menjadi prioritas utama dalam kurun tahun 2015-2029.
  3. Dalam melakukan pengawasan, SPI berperan sebagai partner atau konsultan Pimpinan PTKIN sejak dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai pada tahap pelaporan
  4. Regulasi SPI merujuk pada:
    1. PMA 25/2017 tentang SPI pada PTKN; dan
    2. Pedoman SPI yang terdiri dari 14
  5. Tahun 2019, 14 pedoman harus direviu ulang sebelum ditetapkan oleh Dirjen Pendis sebagai standar kerja SPI seluruh
  6. Kapasitas kelembagaan dan SDM SPI antar PTKIN sangat beragam, tergantung pada komitmen Pimpinan PTKIN dalam mendukung peran dan fungsi Untuk itu:
    1. Direktorat PTKI perlu mensosialisasikan secara massif pentingnya keberadaan SPI kepada Rektor dan Warek 2 PTKIN;
    2. Pimpinan PTKIN Bersama Direktorat PTKI dan Itjend Kemenag harus mendukung peningkatan kapasitas SDM SPI dalam bentuk
  7. Beberapa tantangan yang dihadapi SPI:
    1. Belum bisa menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, baik pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan penganggaran;
    2. Beberapa Pimpinan PTKIN masih belum aware dengan keberadaan SPI;
    3. Belum seluruh SPI didukung dengan kapasitas SDM yang Meskipun sudah ada beberapa SPI yang didukung dengan personnil berkatar belakang auditor internal;
  8. Beberapa potensi temuan dalam penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa di kampus meliputi:
    1. Kelebihan pembayaran atas pengadaan barjas;
    2. Pemahalan dan/atau kemahalan harga;
    3. Denda keterlambatan pekerjaan belum dipungut/diterima;
    4. Belanja atau pengadaan fiktif;
    5. Spesifikasi barang/jasa yang diterima tidak sesuai dengan kontrak;
    6. Rekanan pengadaan barjas tidak menyelesaikan

 

 

9.       Beberapa pedoman penting yang mendesak untuk direviu dan diexpose untuk difinalisasi pada tahun 2019:

a.       Pedoman reviu RKA/KL;

b.       Pedoman reviu Lakip;

c.       Pedoman reviu Laporan Keuangan;

d.       Pedoman reviu PBJ.

10.   Forum SPI perlu melakukan pemetaan profil kebutuhan SDM SPI di seluruh Indonesia. Ini akan dijadikan sebagai basis pengusulan formasi CPNS pada PTKIN.

11.   Tunjangan untuk personil SPI masih belum diputuskan. Sehingga berdampak pada tunjangan personil SPI sampai saat ini. Usulan tunjangan personil SPI terlampir.

12.   Pentingnya dilakukan diklat dan sertifikasi barang dan jasa bagi personil SPI. Hal ini untuk mendukung kapasitas SPI dalam melakukan pengawasan pengadaan barang dan jasa.

13.   Kegiatan penguatan kapasitas dan SDM SPI tahun 2019 meliputi:

 

Kegiatan

Tuan Rumah

Tanggal

Pelatihan Preventive Audit (Reviu RKA-KL dan Reviu RBA

IAIN Gorontalo

18 – 20 Juni

Pelatihan Reviu Laporan Keuangan dan LAKIP

UIN Aceh

Minggu Ke-3 Juli

Pelatihan Reviu Pengadaaan Barang dan Jasa dan Audit

BMN

Direktorat PTKI

 

Sertifikasi dan Diklat Pengadaan Barang dan Jasa bagi

personil SPI

Direktorat PTKI

 

Reviu Pedoman Pengadaan Barjas dan Audit BMN

Direktorat PTKI

 

Kegiatan

  • Laporan Kinerja SPI Jan sd Juni 2019
    • Selasa, 24 September 2019

    LAPORAN KINERJA SPI TAHAP I PERIODE JANUARI SD JUNI 2019 Silah Klik Disini

  • Kegiatan SPI
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    Belajar pengelolaan SPI di UIN SBY Bulan Juli 2017 Membuat Piagam SPI PMA No. 25 Tahun 2017 tentang SPI

Galeri Foto

cache/resized/4f290951708aeed41bf048447e7ee544.jpg
TUJUAN Satuan Pengawasan Internal IAIN Pekalongan bertujuan untuk: Terwujudnya Satuan ...

Galeri Video

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree